Nama              : Rizmita Kinanti Miranda

NIM                : 181201057

Kelas               : MNH 5

Matakuliah    : Penilaian Hutan

 

REVIEW JURNAL

 

Judul

Potensi Ekowisata Hutan Mangrove Klawalu Kota Sorong

Papua Barat

Jurnal

Median

Volume

Vol.12/ No.2

Tahun

Juni 2020

Penulis

Lusye Naa, Charly B Wanggai dan Rima H S Siburian

Reviewer

Rizmita Kinanti Miranda (181201057)

Tanggal

30 Desember 2020

 

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekowisata hutan mangrove Klawalu Kota Sorong.

Subjek Penelitian

Hutan Mangrove di Klawalu Kota Sorong

Metode Penelitian

-          Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Klawalu Distrik Sorong Timur, dengan luas wilayah 19.16 km2. Adapun alat yang digunakan diataranya kamera, alat tulis menulis serta buku pedoman lapangan.

-          Data yang dikumpulkan dalam penelitian meliputi data primer seperti jenis-jenis mangrove dan fauna yang dijumpai dalam kawasan, obyek dan daya tarik alam, jenis kegiatan wisata yang telah ada. Serta persepsi dan harapan pengunjung yang merupakan responden dalam penelitian ini.

-          Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskritif dengan teknik observasi lapangan dan wawancara dengan mengunakan pedoman analisis ADOODTWA Dirjen PHKA Tahun 2003 yang telah dimodifikasi.  Variabel yang di amati dalam penelitian ini adalah : 1. Objek dan daya tarik Kawasan Wisata Hutan Mangrove Klawalu; 2. Kondisi aksibilitas, dan fasilitas pendukung sarana prasarana pada Kawasan Wisata Hutan Mangrove Klawalu.

 

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil pengamatan Kawasan wisata Hutan Mangrove Klawalu memiliki nilai keindahan dengan perpaduan sarana prasarana penunjang yang telah dibuat oleh pengelola kawasan sehingga lokasi ini memiliki nilai keutuhan keindahan yang sangat menarik, dengan total skor sebesar 960 poin. Pada kawasan ini, tingkat aksesibilitas yang dinilai meliputi kondisi jalan, jarak tempuh, tipe jalan dan waktu tempuh dari pusat kota serta frekuensi kendaraan yang digunakan. Dengan demikian maka tingkat aksesibilitas kawasan ini tergolong baik karena dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan baik roda dua maupun empat, dengan jarak tempuh 10 km dalam waktu ± 40 menit, dengan total skor sebesar 950 poin. Tata ruang wilayah objek kawasan wisata hutan mangrove ini telah sesuai dengan pengembangan wilayah daerah dan total skor sebesar 675 poin. Hasil penilaian terhadap kriteria pendukung berupa sarana prasarana pada kawasan ialah 180 poin. Bila dilihat kondisi sungai klawalu untuk langsung dikonsumsi sebagai air minum, kurang layak karena warnanya yang kurang jernih, perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu, sehingga total skor yang diperoleh ialah sebesar 675 poin. 

Kekuatan

-          Jurnal ini memberitahukan hasil perhitungan penilaian kelayakan kawasan wisata dengan pedoman analisis ADOODTWA Dirjen PHKA Tahun 2003 yang telah dimodifikasi.

-          Penjelasannya cukup lengkap, dijurnal ini dipaparkan tabel-tabel didasarkan unsur-unsur yang saling berkaitan dengan kondisi pada kawasan Wisata Hutan Mangrove Klawalu.

Kelemahan

Jurnal ini hanya berpatokan pada uji kelayakan kawasan wisata dengan pedoman analisis ADOODTWA Dirjen PHKA Tahun 2003 saja. Masih ada faktor biaya operasional yang menjadi modal awal terjaga dan terpeliharanya suatu kawasan serta beberapa faktor lainnya yang patut diperhitungkan.

 

Perbedaan dengan Rencana Penelitian

Tidak ditemukan perbedaan antara rencana penelitian dengan hasil penelitian pada jurnal ini.

 

Komentar